Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 02 Juli 2015

Misteri Suara Terompet di Langit


Pada tanggal 11 Agustus 2011, di Kiev, Ukrainia, suara keras terdengar membahana di langit. Suara yang terdengar mirip terompet tersebut segera menjadi viral yang kemudian memunculkan semakin banyak laporan dari seluruh dunia mengenai suara terompet langit yang misterius ini. Apakah kita sedang mendengar bunyi sangkakala terakhir yang menandakan berakhirnya dunia ini?

Empat tahun yang lalu, tidak ada yang menaruh perhatian kepada video Kiev. Terima kasih untuk Youtube dan media mainstream, sekarang kita mendapatkan diskusi hangat tentang sangkakala akhir zaman. Kalian bisa melihat videonya disini:

Sebelum kita masuk ke soal Kiev, ada baiknya kita mengenal beberapa istilah yang berkaitan dengan fenomena suara-suara aneh semacam ini.
Beberapa media mengaitkan suara Kiev dengan fenomena fortean yang disebut “The Hum”. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda. 
The Hum sendiri adalah fenomena seperti suara dengungan yang berfrekuensi rendah dan tidak audible sehingga tidak akan bisa direkam untuk diperdengarkan kembali. Saya sudah pernah menjelaskan soal fenomena inidisini

Lalu ada lagi istilah yang disebut skyquake, atau gempa langit. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Charles Fort, peneliti peristiwa fortean yang legendaris. Fenomena ini adalah suara misterius yang tidak diketahui asalanya dan terdengar seperti tembakan meriam, sonic boom atau suara gemuruh atau gempa. Keberadaan fenomena ini sudah dilaporkan sejak ratusan tahun yang lalu. 
Sir George Darwin, putra dari Charles Darwin yang juga seorang ahli geofisika, pernah memantau fenomena ini dan menelitinya. Hasil penyelidikannya ini menjadi sebuah karya penelitian yang cukup komprehensif mengenai Skyquake.
Selain dikenal dengan istilah skyquake, fenomena ini juga punya beberapa istilah lain, yang paling terkenal adalah Guns of Seneca (merujuk kepada suara yang terdengar di sekitar Danau Seneca di Amerika Serikat), Guns of Barisal(merujuk kepada wilayah di Bangladesh), Mistpouffers (belgia), Fog Guns atauUminari (Jepang). 
Jadi, jika kita ingin mengkategorikan fenomena Kiev, maka lebih pas jika kita menyebutnya “Skyquake” dibanding “The Hum”. 
Mengenai video-video yang heboh belakangan, kita bisa mengabaikan sebagian besar diantaranya karena video-video tersebut adalah hoax yang dibuat oleh para youtubers iseng. 
Paling tidak kita bisa mengkonfirmasi bahwa beberapa video terompet langit adalah hoax.
Contohnya adalah video terompet langit yang diambil di Edmonton, Canada. Video itu ternyata dibuat oleh pelajar lokal bernama Claudine Gladue yang menggunakan suara dari Video Terompet Langit Conklin, juga di Kanada. Ia merekam situasi kota dari balkonnya sambil memperdengarkan rekaman Conklin dari laptopnya.

Video Conklin sendiri juga terbukti hoaxKetika suara terompet dari Kiev dan Conklin dibandingkan, keduanya memiliki gelombang suara dan background noise yang sama yang berarti bahwa suara terompet langit di video Conklin diambil dari suara terompet langit video Kiev. Mungkin saja dilakukan dengan cara yang sama dengan metode Claudine.

Lalu, ada juga video Amarillo. Ini juga hoax yang dibuat oleh Jason Boyett. Ia bahkan sampai mengupload video yang menunjukkan bagaimana mudahnya membuat video palsu semacam itu.

Kemudian ada video terompet langit Jerman. Analisis menunjukkan bahwa video itu menggunakan suara terompet langit Kiev dengan pitch yang diturunkan tiga semitones.

Memang ada banyak video suara-suara terompet langit yang lain yang tidak bisa kita verifikasi. Namun untuk kehebohan yang terjadi beberapa hari ini, kita dapat menyimpulkan bahwa semuanya bermula dari video Kiev.

Beberapa youtubers dengan tepat menunjukkan bahwa suara terompet Kiev memiliki kemiripan dengan suara alien tripod dari film Tom Cruise yang berjudul War of the Worlds yang dirilis pada tahun 2005 dan suara terompet dari film Red State yang dirilis pada tahun 2012. 

Kesamaan karakter suara yang unik ini sepertinya tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena itu banyak yang curiga bahwa video Kiev dibuat dengan menggunakan suara tripod dari film War of the Worlds sebagai bahan viral marketing untuk Film Red State atau untuk film lain yang akan dirilis seperti Godzilla atau Cloverfield II. 
Seorang Youtuber mencoba untuk menganalisis kesamaan suara terompet Kiev dengan suara tripod War of the Worlds dan menemukan adanya kesamaan pada background noise, yaitu suara burung.

Karena video ini agak panjang, kalian bisa menemukan analisisnya mulai dari menit ke-5. Namun, setelah saya melihat cuplikan scene film War of The Worlds, saya tidak bisa menemukan suara burung yang dimaksud. Adegan yang disebut memiliki suara burung yang sama persis dengan Kiev adalah adegan pada detik ke-50.


Jadi untuk sementara analisis itu bisa kita abaikan walaupun menurut saya sendiri, kesamaan antara suara tripod dan terompet Kiev sendiri sudah bisa membuat kredibilitas video tersebut runtuh dengan sendirinya. 
Dengan demikian, jika saya diminta untuk menilai Video Kiev, maka saya condong kepada hoax walaupun belum bisa dibuktikan secara konklusif. Namun itu tidak penting dan saya merasa bahwa kita tidak perlu berusaha mati-matian untuk menemukan unsur hoax dalam rekaman-rekaman tersebut karena, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, fenomena semacam ini adalah sebuah fenomena yang nyata dan sudah dilaporkan sejak ratusan tahun sebelumnya. 
Kita mungkin bisa membuktikan kepalsuan beberapa video, namun fakta bahwa masyarakat di sebagian wilayah di dunia ini memang mendengar suara semacam itu tidak bisa kita bantah. 
Lalu jika memang fenomena ini nyata, apakah ada penjelasan ilmiahnya? 
Tentu saja. Namun seluruh kasus yang ada tidak boleh digeneralisir. Masing-masing memiliki sumber masalahnya sendiri-sendiri. 
Salah satu laporan mengenai fenomena ini yang cukup terkenal adalah apa yang dijuluki “Moodus Sounds”. 
Moodus adalah sebuah kota yang terletak di Connecticut, Amerika Serikat, dimana para penduduk di kota ini telah mendengar suara-suara misterius di langit selama ratusan tahun. 
Suara-suara tersebut kadang terdengar seperti gemuruh yang aneh atau seperti pohon raksasa yang tumbang. 
Tidak ada yang pernah tahu darimana asal suara tersebut. Nama “Moodus” sendiri berasal dari bahasa suku Indian setempat, Wangunk, yang menyebut wilayah itu “Machimoodus” atau “Tempat dengan suara-suara yang tidak enak”. Mereka percaya bahwa suara-suara tersebut berasal dari Dewa Hobomoko yang memiliki karakter tidak tenang, kasar dan berisik. 
Jadi ketika kaum Puritan menetap di wilayah itu tahun 1600-an, mereka mengira kalau setan-lah yang menyebabkan suara-suara tersebut (Sementara kita mengira malaikat-lah yang menyebabkannya). 
Namun misteri Moodus ini telah dipecahkan oleh para ahli geologi. Menurut mereka, suara-suara misterius tersebut berasal dari gempa mikro yang terjadi di wilayah itu. 
Dr. John Ebel, asisten direktur dari Weston Observatory di Massachusetts, mengatakan bahwa gempa mikro tersebut terjadi di kedalaman sampai 1 mil di bawah permukaan bumi dan biasa memiliki kekuatan antara 0 hingga 2 skala Richter. 
Gelombang Seismik yang muncul lolos ke permukaan dan berubah menjadi gelombang suara. 
Aktivitas seismik memang bukan hal yang aneh untuk kota Moodus. Contohnya, antara bulan Agustus dan Oktober 1981 sendiri, terdapat sekitar 500 guncangan yang terjadi di bawah permukaan bumi dan itu tidak dirasakan oleh para penduduk di atasnya.
Kisah lain yang mirip adalah yang terjadi di Clintonville, Wisconsin, Amerika Serikat. 
Pada bulan Maret 2012, selama beberapa hari, kota kecil itu diguncang oleh suara-suara misterius yang tidak diketahui asalnya. Kadang suara itu terdengar seperti suara guntur, kadang seperti suara logam yang beradu dan bahkan kadang terdengar seperti sebuah ledakan. 
Kejadian ini membuat resah para penduduk hingga pejabat setempat memutuskan untuk mengadakan penyelidikan. Mereka mulai dari cara yang paling tradisional, yaitu dengan melihat getaran pada cangkir kopi. Pada suatu pagi, suara keras misterius terdengar pada pukul 5 pagi. Namun tidak terlihat tanda-tanda getaran pada cangkir kopi. 
“Tidak ada yang tahu penyebabnya," Kata Tom Mitchell, penduduk lokal. “Mungkin saja ini sesuatu yang sangat buruk atau bagus. Tidak ada yang tahu.” 
Penduduk yang panik kemudian berkumpul di aula sebuah sekolah untuk mencari solusi. 
Salah satu peserta berkata, ”Mungkin cuaca musim panas telah membuat batu granit di bawah tanah bergeser.” 
Tanpa penelitian yang sungguh-sungguh, para penduduk hanya bisa berspekulasi. Jadi akhirnya pejabat lokal memutuskan untuk berkonsultasi dengan Badan Geologi Amerika Serikat (USGS). 
Hasilnya, para peneliti di badan itu menyimpulkan bahwa suara tersebut disebabkan oleh sekumpulan gempa mikro yang di-amplified oleh bebatuan unik di dalam tanah. 
Lisa Kuss, pejabat lokal yang dimintai keterangan, menyebutkan bahwa kota itu memang mengalami gempa ringan berkekuatan 1,5 skala richter pada hari sebelumnya. USGS mendasarkan kesimpulannya berdasarkan pada data dari delapan stasiun pemantau seismik. 
Di wilayah lain, gempa kecil semacam ini tidak akan bisa dirasakan,” Kata Kuss. “Namun jenis bebatuan yang terdapat di wilayah Wisconsin dapat mentransfer energi seismik dengan sangat baik.” 
Jelas kasus yang terjadi di Clintonville mirip dengan kasus Moodus. Penjelasan ini masuk akal dan didukung oleh data yang ada.
Selain berhubungan dengan gempa, suara-suara aneh di langit juga bisa berasal dari hasil pekerjaan manusia seperti pada kasus yang terjadi di Malaysia pada subuh hari tanggal 12 Januari 2012. 
Menurut Borneo Post, suara misterius di langit terdengar oleh para penduduk di Kota Samarahan antara pukul 2 hingga pukul 3 pagi. Suara tersebut dideskripsikan seperti suara raungan atau dengkuran, tergantung persepsi yang mendengarnya. 
Salah seorang saksi bernama Mohd Ferdauz Jemain yang tinggal di Kampung Meranek bercerita, ”Saat itu sekitar pukul 2 pagi ketika saya terbangun oleh suara-suara aneh. Suaranya terdengar sangat keras dan mirip dengan seseorang yang sedang mendengkur. Lalu, saya bangkit dari tempat tidur dan melihat apa yang sedang terjadi. Situasi saat itu cukup membuat bergidik. Saya tidak dapat menentukan arah suara itu, seakan-akan ia datang dari langit.” 
Kejadian ini menjadi diskusi hangat diantara warga dan kemudian media mulai memberitakannya. 
Beberapa penduduk menduga bahwa suara itu datang dari perusahaan sawit milik Felcra yang ada di Kampung Endap, walau kemudian kesimpulan ini diragukan karena suara tersebut terdengar hingga jarak 8 kilometer. 
Namun dugaan ini kemudian terbukti ketika pemerintah lokal membentuk komite penyelidikan yang terdiri dari anggota Badan Angkasa Malaysia dan Badan Meterologi Malaysia. Mereka menemukan bahwa memang suara itu berasal dari pabrik sawit tersebut. 
Pada waktu suara tersebut terdengar, pabrik tersebut sedang menguji mesin uap dan uap yang dihasilkan oleh tekanan tinggi, dibantu oleh pipa yang mengarah ke Samarahan dan kondisi sunyi pada subuh hari, telah menyebabkan suara misterius tersebut terdengar sampai jauh. 
Boleh percaya boleh tidak. Namun sekali lagi, jawaban ini masuk akal dan bisa diterima. 
Lain lagi kasus yang terjadi di Terrace, British Columbia, Kanada. Pada September 2013, penduduk kota juga dibingungkan dengan suara-suara aneh di langit, terdengar seperti suara mesin yang sedang bekerja, namun sumber suaranya tidak diketahui. Jika kalian mendengar suara tersebut (video di bawah), saya yakin kebanyakan diantara kalian akan bergidik.Video ini diupload oleh Kimberley Wookey, penduduk Lokal, dan merupakan salah satu video yang paling banyak diberitakan oleh media mainstream, termasuk olehdetikcom.

Suara apa itu? 

Jawabannya tiba beberapa hari kemudian. Halaman resmi Facebook kota Terrace memposting sebuah pengumuman yang memberitahu bahwa mereka adalah pihak yang bertanggung jawab atas suara-suara tersebut.
Menurut mereka, suara itu dihasilkan oleh para pekerja pemerintah yang sedang menggunakan buldozer di Bukit Lanfear. Namun penjelasan itu tidak begitu saja dipercaya. Lalu salah satu penduduk lokal bernama Purnell Goodbertekad untuk membuktikannya sendiri. Jadi ketika suara-suara aneh itu terdengar lagi, ia menyusuri asal suara itu.

Apa yang ia temukan?

Ia menemukan bulldozer yang sedang bekerja di sebuah tempat parkir.
 

Terpecahkan?

Histeria massa memang menarik. Namun yang seringkali kita lupakan adalah, tidak semua pengguna media sosial itu jujur, termasuk youtubers, dan tidak semua media mainstream melakukan tugasnya dengan baik. 

Ini menyebabkan kita sering menjadi objek eksploitasi keisengan sebagian orang. Manusia memang sering takut dengan apa yang tidak diketahuinya, namun itu tidak berarti kita harus berhenti mencari penjelasannya, termasuk soal suara terompet langit yang misterius.

Sumber : http://www.enigmablogger.com/2015/05/misteri-suara-terompet-langit-penjelasan.html

Minggu, 28 Desember 2014

Misteri Kilatan Cahaya Oranye di Rusia

Heboh: Misteri Cahaya Oranye Terang Diatas Russia Membuat Ribuan Warga dan Para Ilmuwan Terpaku!

cahaya terang dilangit russia Nov 2014
Kilatan sinar berwarna oranye yang luar biasa terangnya telah menerangi langit di wilayah Sverdlovsk di daerah Ural, Rusia. Sementara penduduk setempat menangkap ‘ledakan’ besar di berbagai kamera, begitu pula para ilmuwan dan layanan darurat masih berjuang untuk menjelaskan peristiwa yang tidak biasa itu.
Langit malam yang gelap di kota Rezh di wilayah Sverdlovsk Rusia dekat Ekaterinburg berubah oranye terang untuk beberapa sepuluh detik pada tanggal 14 November 2014 lalu dan tertangkap dengan beberapa kamera oleh penduduk setempat.
Seorang pengemudi mengabadikan melalui video fenomena kilatan besar itu dengan kamera dasboard (dashcam) miliknya, kemudian memposting videonya di YouTube, dan seketika banyak orang berkomentar karena mereka telah melihat juga kilatan yang sama.
kilatan cahaya oranye dilangit rusia
Kilatan sinar dari ‘dashcam’ terlihat berwarna oranye yang luar biasa terangnya telah menerangi langit di wilayah Sverdlovsk di daerah Ural, Rusia. (RT).
Seorang remaja di kota Rezh juga memfilmkan fenomena itu dengan ponselnya. Tak lama kemudian beberapa video juga ikut diunggah oleh warga Rusia lainnya yang berhasil merekamnya.
Menurut situs E1.ru, para pejabat pelayanan darurat menduga bahwa pihak militer berada dibalik kilatan cahaya dilangit itu, karena mereka mungkin memiliki prosedur dalam peledakan dan pemusnahan persenjataan yang telah dijadwalkan. Pemerintah kota juga mengatakan pembuangan amunisi seperti itu mungkin saja terjadi, sementara militer sendiri membantah bahwa mereka berada di belakang misteri ini.
“Tidak ada latihan dan pelatihan yang berlangsung pada hari itu, dan tidak ada unit militer yang berbasis di wilayah ini, jadi kami tidak ada hubungannya dengan hal itu,” kata layanan pers militer kepada E1.ru.
Sebuah bola api yang disebabkan oleh tabrakan asteroid dengan atmosfer bumi adalah salah satu kemungkinan lain yang diduga dan membuat langit diatas daerah Ural itu terlihat seperti terbakar.
“Sepertinya ada bolide (meteorid) yang jatuh, yang menyerang kita. Karena awan rendah telah menutupinya saat ada di atas awan dan akibatnya, efeknya menerangi seluruh langit,” ucap anggota Meteorit Komite dari Russian Academy of Sciences atau Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Viktor Grokhovsky mengatakan kepada 66.ru.
Sedangkan astronom lainnya, Vadim Krushinsky, meragukan teori rekannya, dan mengatakan bahwa warna kilatan warna orangye yang sangat terang itu tidak mendukung spekulasi asteroid.
Menurutnya, “Warna cahaya tergantung pada suhu badan asteroid, dan kilatan cahaya yang disebabkan oleh bolides biasanya berwarna putih”, ia menjelaskan kepada Ekburg.tv.
kilatan cahaya oranye dilangit sverdlovsk rusia.JPG
Kilatan sinar berwarna oranye yang luar biasa terangnya telah menerangi langit di wilayah Sverdlovsk di daerah Ural, Rusia.
Lain halnya dengan insinyur observatorium yang memiliki teorinya sendiri, ia mengatakan bahwa adanya peluncuran roket ruang angkasa pada malam itu kemungkinan sebagai penyebabnya.
Sebuah jalur peluncuran dari Plesetsk Cosmodrome terletak di atas daerah itu, kata Krushinsky. Namun, menurut situs Badan Ruang Angkasa Federasi Rusia (Russian Federal Space Agency’s), peluncuran terbaru dari kosmodrom Plesetsk terjadi pada tanggal 29 Oktober lalu, dan berikutnya direncanakan pada 24 November 2014.
Orang-orang di daerah Urals pernah menyaksikan mirip ‘invasi’ dari luar angkasa itu satu setengah tahun yang lalu, ketika meteorit Chelyabinsk yang terkenal menghantam wilayah tersebut.
Sebuah ledakan dari bola api besar yang meluncur di wilayah Chelyabinks Russia pada Februari 2013 lalu, menyebabkan lebih dari seribu orang luka-luka dan sebagian besar korban luka oleh pecahan kaca dan juga merusak banyak bangunan perumahan dan industri. (RT/E1.ru/Ekburg.tv/66.ru)
Meteor russia - -meteor-yang-melintasi-kota-chelyabinks
Sebuah ledakan dari bola api besar yang meluncur di wilayah Chelyabinks Russia pada Februari 2013.

Sumber : https://indocropcircles.wordpress.com/2014/11/19/heboh-wow-misteri-kilatan-cahaya-oranye-besar-dilangit-russia-membuat-warga-dan-saintis-terpaku/

Misteri Lempengan Tjipetir


Tjipetir Mystery Solved! Heboh Misteri Temuan Lempengan “Tjipetir” di Pantai Seantero Eropa

misteri lempengan tjipetir header

Tjipetir Mystery Solved!
Heboh Misteri Ditemukannya Lempengan Bertuliskan “Tjipetir” di Pantai Seantero Eropa

Tjipetir was the name of a plantation in West Java, west of Bandung. As of 2014, marine debris consisting of blocks of what appears to be gutta-percha with the word “TJIPETIR” on them has been found on beaches throughout Europe. They are believed to be coming from one or more sunken ships. The wreck of the RMS Titanic and the wreck of Miyazaki Maru have both been put forward as potential sources of the blocks.
lempeng tjipetir 001
Suatu hari di musim panas 2012, Tracey Williams sedang menemani anjingnya jalan-jalan di pantai dekat rumahnya di  Newquay, Cornwall, Inggris. Perempuan itu melihat benda persegi hitam, mirip talenan, di antara gundukan pasir.
Ia mendekati benda itu, menyentuhnya, rasanya kenyal seperti karet. Entah apa gerangan temuannya itu. Hanya ada satu petunjuk: tulisan ‘Tjipetir’ — dengan huruf kapital — yang terukir besar di tengahnya.
tjipetir maskSeminggu kemudian ia menemukan benda yang sama di bagian pantai lainnya terbawa gulungan ombak ke tepian.
Terdorong rasa penasaran, Williams memulai penyelidikannya. Hasil riset amatirannya, menjelaskan  bahwa potongan tersebut kemungkinan berasal dari tenggelamnya sejumlah kapal akibat Perang Dunia-I atau tragedi kapal Titanic yang melegenda.
Ia juga menemukan sejumlah berita, bahwa potongan itu tersebar di hampir seluruh pantai seantero Eropa. Terbawa ombak, entah dari mana asalnya, membuat bingung siapapun yang menemukannya.
Media online Inggris seperti Daily Mail,  NY Times memuat beritanya, lalu menyebar ke BBC, HuffingtonPost dan banyak website lainnya serta beberapa penerbitan asal Prancis, Lefigaro, memuat tulisan panjang tentang hal serupa dan pernah mengangkatnya pada April 2014.
lempeng tjipetir 003
Misteri lempeng Tjipetir diselidiki oleh salah-satu penemunya
Sedangkan penemu lainnya, Williams tak mau larut dalam misteri dan spekulasi. Ia mencari tahu asal-usul dari benda persegi itu. Melacaknya dari kata ‘Tjipetir’. Dan ia menemukan, kata Tjipetir bersesuaian dengan nama sebuah kebun karet di Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, yang beroperasi sejak akhir Abad ke-19 dan awal Abad ke-20. Ketika Nusantara masih bernama Hindia Belanda.
lempeng tjipetir 004Williams kemudian mem-posting temuannya itu di Facebook. Hasilnya, ia mendapat banyak komentar yang isinya kurang lebih temuan benda yang sama di pinggiran pantai seperti di Wales, Shetland, Kep. Channel, Spanyol, Prancis, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, hingga Denmark.
Dalam beberapa tahun terakhir, potongan berbahan seperti karet dengan tulisan “TJIPETIR” asal Indonesia yang berumur hampir satu abad itu ditemukan di sejumlah pantai di utara Eropa dan Inggris.
Mengutip pemberitaan media Prancis, Williams menyatakan potongan tersebut kemungkinan berasal dari puing-puing Titanic yang tenggelam pada 14 April 1912.
“Saya memeriksa data manifestnya dan ditemukan adanya benda yang berasal dari gutta-percha,” jelasnya. Namun di musim panas 2013, Williams menemukan bukti lain.
Dua orang yang enggan disebut namanya menelponnya dan mengatakan potongan “TJIPETIR” tersebut berasal dari sebuah kapal kargo asal Jepang bernama Miyazaki Maru yang tenggelam dalam Perang Dunia-I. Kapal tersebut tenggelam sekitar 241,5 Km sebelah barat pulau kecil bernama Scilly.
miyazaki maru
“Saya diberitahu bahwa Miyazaki Maru terancam tenggelam sehingga membuang sejumlah muatannya. Salah satunya peti-peti berisi potongan ‘TJIPETIR’,” katanya.
Namun ia tak percaya begitu saja. Ia menghubungi badan yang mengurusi dan menerima puing-puing kapal di kotanya. Salah satu pengurusnya, Alison Kentuck, membenarkan bahwa potongan “TJIPETIR” berasal dari Miyazaki Maru.
lempeng tjipetir 005Dari data yang diperoleh Williams, Miyazaki Maru tenggelam karena di bom kapal selam Jerman U-88 yang dinahkodai Walther Schwieger.
Sebelum Williams, sejumlah orang sudah menemukan potongan karet itu pada 2008. Bahkan, seorang netizen memberitahukan bahwa ia menemukan benda itu sekitar 30 tahun silam dan digunakan sebagai alas untuk membersihkan ikan.
Teorinya menyebutkan sebuah benda dengan berat dan jenis seperti potongan “TJIPETIR” membutuhkan waktu 25 tahun untuk mengelilingi dunia mengikuti arus laut. Artinya potongan “TJIPETIR” sudah mengelilingi dunia sebanyak tiga kali. Arus laut juga yang menyebabakan “TJIPETIR” ditemukan di sejumlah negara Eropa.
Williams pun menemui seorang pakar Oseanografi, Curtis Ebbesmeyer, yang mendalami dan melacak peristiwa kapal-kapal tenggelam. Menurut Ebbesmeyer, potongan “TJIPETIR” kemungkinan besar sudah mengapung dan akhirnya sampai ke pantai selama sekitar 100 tahun.
lempeng tjipetir 006
Lempengan dari bahan Getah Perca
Dan ternyata, benda persegi itu sejatinya bukan karet, namun mirip gutta-percha atau getah perca . Tanaman tersebut mempunyai nama lain seperti Getah Merah, Isonandra Gutta, Red Makasar, Gutta Seak, atau Gutta Soh.
Gutta-percha  yaitu lateks koagulasi dari cairan getah murni yang dapat mengeras dan berasal dari pohon jenis Sapotaceae yang dapat dipadatkan, umumnya terdapat di Semenanjung Malaysia.
lempeng tjipetir 007
Penyebaran lempeng Tjipetir di pantai Eropa.
Pada Abad ke-19 hingga pertengahan Abad ke-20 digunakan sebagai insulasi kabel telegraf yang melintang di dasar laut.
Pada masa tersebut, hasil olahan getah gutta-percha digunakan untuk melindungi kabel telegraf yang ditanam di dasar laut.
Sebelum ditemukannya plastik, getah gutta-percha digunakan juga untuk membuat bola golf, pigura, kotak perhiasan, mainan, dan lainnya.
Sekitar tahun 1901, karena peningkatan kebutuhan akan gutta-percha Pemerintah Kolonial Belanda memutuskan untuk membangun Perkebunan Negara Gutta Percha Cipetir dengan menanam tanaman produksi Gutta Percha.
lempeng karet tjipetir
Pabrik yang memproduksi lempeng Tjipetir pada abad 19 di Sukabumi.
Meski sudah diketahui bagaimana potongan berbahan gutta-percha asal desa Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat tersebut bisa terdampar di Eropa, namun Williams yakin Miyazaki Maru bukan satu-satunya yang membawanya. Sampai kini ia masih menyelidikinya.
Sebelum ada plastik sebagai material yang lebih modern, gutta-percha digunakan sebagai bahan pembuat bola golf, hidung boneka teddy bear, pigura, juga aksesoris. Williams lantas menyebarkan temuannya itu di laman Facebooknya.
Orang-orang pun makin ramai merespons dan berbagi ‘Tjipetir’ temuannya. Ternyata benda persegi itu ditemukan tak hanya di Inggris dan Wales, tapi sampai di Shetland, Channel Islands, Spanyol, Prancis, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, dan Denmark. Sejumlah orang juga melaporkan temuan karung dan gulungan karet. (Sumber: liputan6, Andres Fatubun, beritasatu/AF/BBC).
Referensi:
pabrik tjipetir 001
Pabrik getah dari gutta-percha atau getah perca di Tjipetir yang pada masa dulu masuk wilayah Bogor, sekarang masuk kabupaten Sukabumi , tepatnya di desa Cikadang Sukabumi, Jawa Barat. (pict: tropenmuseum.nl)
pabrik tjipetir 001
aa
lempeng tjipetir 008lempeng tjipetir 009lempeng tjipetir 010lempeng tjipetir 011lempeng tjipetir 012lempeng tjipetir 013lempeng tjipetir 014lempeng tjipetir 015Tjipetir plantation
pabrik tjipetir 001
Pabrik getah dari gutta-percha atau getah perca di Tjipetir yang pada masa dulu masuk wilayah Bogor, sekarang masuk kabupaten Sukabumi , tepatnya di desa Cikadang Sukabumi, Jawa Barat. (pict: tropenmuseum.nl)
pabrik tjipetir 002
Pabrik karet Cipetir (Tjipetir) di desa Cikadang, Sukabumi, Jawa Barat pada masa kini (2014) (pict:liputan6.com)

Sumber : https://indocropcircles.wordpress.com/2014/12/05/tjipetir-mystery-solved-heboh-misteri-temuan-lempengan-tjipetir-di-pantai-seantero-eropa/

Kamis, 09 Oktober 2014

OPPORTVNVS ADEST – Koin Alien ?

Adalah sebuah koin yang dibuat di Prancis pada tahun 1680. Koin ini masih jadi topic pembicaraan pada saat ini.

The image “http://www.thelivingmoon.com/49ufo_files/04images/Paintings/Coin_001.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

                                                       OPPORTVNVS ADEST


Gambar di atas adalah gambar dari koin tersebut. Ada tulisan OPPORTVNVS ADEST mengelilingi pinggiran koin tersebut. Kurang lebih arti dari tulisan tersebut adalah “ It is here at an opportune time” atau bahasa indonesianya “ di sinilah waktu yang tepat”. Koin ini memiliki 2 sisi. Depan dan Belakang. Gambar yang diatas adalah sisi yang depan.
Sisi sebaliknya akan ditampilkan pada gambar di bawah:

The image “http://www.thelivingmoon.com/49ufo_files/04images/Paintings/Coin_002.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

                                                    HÆC PER TE AVCTA COLAM

Tulisan yang ada di sisi sebaliknya itu adalah HÆC PER TE AVCTA COLAM artinya “Let this growth be pleasing for your heart”  atau bahasa Indonesianya adalah “biarkan perkembangan ini menyenangkan hatimu”.

Misteri yang akan dibahas di sini bukanlah tulisannya tapi ada pada gambar seperti UFO yang dipahat di permukaan koin

The image “http://www.thelivingmoon.com/49ufo_files/04images/Paintings/Coin_001.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

Gambar Seperti UFO yang terlihat melayang  di koin tersebut.

Seperti sudah dijelaskan di atas kalau koin ini dibuat di Perancis pada tahun 1680, ada yang berpendapat bahwa gambar tersebut bukanlah UFO melainkan representasi dari Ezekiel’s Wheel. Ezekiel’s Wheel ini sendiri adalah sebuah tulisan dalam Alkitab yang berisi tentang “roda di dalam roda” yang dilihat oleh Ezekiel bersamaan dengan penglihatan sosok Tuhan dan 4 mahkluk lainnya. (Maaf kalau ada kesalahan dalam pendeskripsiannya)

http://www.untiedmusic.com/ezekiel/2whlanim.gif
Kira kira beginilah gambarannya
OK, tadi semua itu adalah penjelasan menurut pandangan ufologist dan dari Alkitab. Kalau dari Skeptis bilang itu adalah perisai. Walaupun agak aneh karena jelas-jelas di koin OPPORTVNVS ADEST itu menggambarkan sesuatu yang melayang di  langit, kita bisa melihat dengan jelas bahwa ada awan dan pohon di sana. Pendapat kalau itu perisai sedikit aneh, bukan aneh, soalnya dari bentuk memang mirip dengan perisai.

The image “http://www.thelivingmoon.com/49ufo_files/04images/Paintings/Targe_4.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.

Jumlah koin yang ini lebih dari satu dan juga banyak yang bergambar benda yang mirip seperti UFO ini.

The image “http://www.thelivingmoon.com/49ufo_files/04images/Paintings/Coin_004.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.


The image “http://www.thelivingmoon.com/49ufo_files/04images/Paintings/Coin_003.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.
                                                                                   
Apapun yang tergambar di koin tersebut pada abad 16 -17 telah menarik perhatian masyarakat pada saat itu. Kita asumsikan saja kalau itu adalah sesuatu yang dianggap istimewa oleh masyarakat Perancis pada waktu itu.

Pendapat yang mengatakan bahwa itu adalah gambar perisai juga bisa masuk akal di koin yang satu ini:

The image “http://www.thelivingmoon.com/49ufo_files/04images/Paintings/Coin_005a.png” cannot be displayed, because it contains errors.

Gamabar ini seperti perisai yang sedang menahan panah. Tapi bisa juga itu adalah UFO yang diserang dari bawah. Soalnya kebetulan ada juga sebuah lukisan pada tahun 1600an yang mirip dengan gambar tersebut.

“Battesimo di Cristo” 1710
Aert De Gelder
(1645-1727)

Perdebatan tentang apa yang dipahat di koin ini masih berlangsung sampai sekarang.

Kalau menurut saya gambar yang ipahat merupakan representasi Ezekiel’s Wheel karena mayoritas Perancis dulu masyarakatnya memeluk agama Kristen dan Katolik.
Nah, balik lagi ke para Readers , menurut anda gambar apakah yang dipahat pada saat itu?

Sumber : http://haritsufo.blogspot.com/2011/03/koin-opportvnvs-adest-alien-coin.html


UPDATE!!!

Menurut beberapa sumber yang telah saya baca ternyata benda yang mirip seperti UFO itu adalah sebuah perisai yang telah diyakini oleh masyarakat Roma pada saat itu menyelamatkan mereka. Kesimpulan itu saya dapatkan setelah saya membaca legenda tentang perisai yang diberikan oleh Jupiter dari langit kepada Raja Roma pada saat itu yang bernama Numa.

Informasinya bisa dilihat di bawah ini: (dalam bahasa Inggris)


    Many coins of this type contained mythological and allegorical scenes, and its mythology has found a literary reference that can explain the nature of the object round which is in the clouds and the earth. It may in fact represent 'Ancil, the sacred shield sent by Jupiter to the King of Rome, Numa Pompilius.The legend is told in different versions, one of Ovid ( "Fasti, Book III ) Numa Pompilio said that it would decide to question Jupiter to be disclosed the secret to defend against its attacks. Jupiter asks in exchange for a human sacrifice, but that Numa is a peaceful man refuses and fails, with puns, to deceive God. Numa fears the wrath of Jupiter, but instead of angry god laughs for the wit and the king promises him the day after the revelation of the secret. The day after Numa Pompilius convene the representatives of the districts of Rome, and at noon, as promised, here is that of lightning pierce the sky that falls from an oval shield right at his feet. The same Jupiter, throwing the shield from the sky, does not know that Rome would have nothing to fear from his enemies as long as the shield was well guarded. The king is to thank god to sacrifice a heifer and the shield door in the sanctuary of your own home, but for fear that it may be stolen, it builds by the artisan Mamurio Veturius (meaning "old Mars') eleven perfectly equal, then commanding them to be carried by I got during the annual procession on March 2.
    According to Dionysius of Halicarnassus, the empire of the world was for the city that kept the 'Ancil. 


iini tentang profil dari Raja Numa yang saya dapat dari Wikipedia :

Setelah kematian Romulus, terjadi masa interregnum selama satu tahun dimana 10 orang anggota senat terpilih memerintah sebagai interrex. Senat kemudian memilih Numa Pompilius, seorang Sabin, untuk menjadi raja berikutnya. Dia dipilih karena reputasinya sebagai orang yang adil dan beriman. Meskipun awalnya Numa tidak mau menerima jabatan kerajaan, ayahnya meyakinkannya untuk menerima posisi itu sebagai cara untuk melayani para dewa.
Masa pemerintahan Numa ditandai dengan perdamaian dan reformasi keagamaan. Numa membangun kuil Janus dan melakukan kesepakatan damai dengan kerajaan tetangga Roma. Numa kemudian menutup pintu kuil tersebut untuk menunjukkan keadaan damai. Numa juga banyak menetapkan dan mendirikan jabatan keagamaan di Roma, contohnya perawan vestaPontifex Maximus, Salii, flamine. Numa mereformasi kalender Romawi dengan menambahkan bulan Januari danFebruari sehingga totalnya menjadi 12 bulan. Numa mengatur wilayah Roma menjadi distrik-distrik untuk menciptakan aministrasi yang lebih baik, membagi-bagi tanah kepada para penduduk, dan membentuk serikat dagang. Tradisi mengatakan bahwa pada masa pemerintahan Numa perisai Jupiter jatuh dari langit, dengan masa depan Roma tertulis di atasnya. Numa memerintahkan untuk membuat sebelas salinannya, yang kemudian dipuja sebagai benda suci oleh orang Romawi. Numa memerintah selama 43 tahun dan meninggal secara alam

Bagi yang ingin mengirimkan tulisan ke blog ini silakan kirim e-mail ke misteritekateki@gmail.com